Naik Taxi dari Bandara ke City (buat yg kemaleman sampai di Haneda)

sleeping

 

 

 

 

 

 

Hi again teman temin, ini ceritanya Bro Iwan barusan dari Jepang, dan seperti byk temen2 yang lain, terutama yang naik pesawat kemudian nyampenya di Haneda/Narita malam banget jadi kendaraan umum (Train, Monorail) udah enggak ada. Nah Alternativenya gimana tuh?

1. Tidur di Bandara, hemat ama lagian nanggung bayar hotel tengah malam, katanya sih nyaman kok, yg penting bawa selimut buat tutup badan ama kepala hehee. Tapi kasus ini agak repot ya kalo bawa anak kecil.

 

2. Nginap di Hotel Bandara, ini alternative yang cukup masuk akal, karena ongkos Taxi ke city juga mahal, hitung2 beda tipis ama nginap di hotel malam itu juga.

 

3. Tetap naik TAXI, nah Bro Iwan ini ada tips yg namanya Link TAXI, silahkan deh dibaca, thanks again buat Bro Iwan!

 

“Pak Wong, sorry saya baru saja pulang dari Jepang. Link taxi yg saya pakai di bawah sangat recommended, 9400 yen untuk 4 orang beroperasi 24jam mobil nyaman dan drivernya sedikit banyak bisa sufficient English (pilihan ini karena public transport Tokyo hanya taxi yg beroperasi antara jam 12malam sampai 5pagi).

 

Sekedar share semoga bermanfaat bagi yg lain, sewaktu pulang dari Shinjuku ke Haneda masih sore sebenarnya ada opsi yg lebih nyaman direct to Haneda yaitu bus Limousine yg cukup nyaman dgn tiket 1.200yen, kalo 4 orang jatuhnya 4800yen separo taxi tadi, biasanya cocok bagi yg bawa koper yang segede gaban hehe.

Kami kopernya standar 20kg masing2 jadi bisa masih nyaman naik kereta api yamanote line shinjuku-hamamatsucho disambung monorail ke haneda hanya sekitar 2000an yen untuk 4 orang.

 

Transportasi Tokyo sangat nyaman dan mudah sebenarnya bila mau sejenak mempelajari peta 4 perusahaan yg punya jalur masing2 di hampir tiap station yaitu JR line, Toei line, Metro line, Keio line. Mindset kita saja yg harus diadjust kalo peron di Tokyo tidak seperti di Indonesia yg bisa simpang siur di satu layer tapi sudah tertata rapi beda layer bahkan beda pintu masuk meski arah berlawanan, asal kita masuk pintu yg benar sejak awal ke perusahaan yg benar yg kita pilih JR line misalnya (karena satu station bisa ada 4 perusahaan tsb), lalu beli tiket di banyak mesin mirip ATM disitu (sesuai warna perusahaan yg ada dipeta, JR mesinnya hijau misalnya), lalu masuk melalui pintu yg benar sesuai jurusan yg kita tuju, jadi tidak usah pusing ini arah kemana asal ikuti petunjuk tanda2 yg tersedia.

Paling2 yg bikin grogi orangnya banyak banget pada jalan cepet semua jadi kita mau berhenti melihat tanda2 dgn teliti jadi agak gak enak hati hehe. Orang2nya sangat ramah dan welcome mereka semua mau bantu kita tinggal tunjuki peta aja, mostly bisa English, kalo gak ya pake bahasa tarzan cukup koq. Most of all, dengan memakai public transport kita jadi benar2 merasakan budaya Jepang yang sangat efektif dan rasional banget, tapi tetap berbudaya timur yg sopan dan helpful.

 

 

VISA Jepang

japan visa

Hi Just a quick post ya, kebetulan ada yg nanya persyaratan visa Jepang, secara umum persyaratannya spt dibawah ini. Waktu saya pergi ke Jepang sih saya minta tolong agent perjalanan untuk urus visanya. Kebanyakkan kedutaan sekarang emank gak bisa kita urus visa sendiri, nyelonong masuk ke kedutaan kayaknya bisa ditembak “dorrr” deh hehahaha..

Visa jepang menurut saya sih relatif enggak sesulit visa Australia atau Amerika, tapi yg namanya dokument ya tetap harus lengkap.  Dan baiknya kalau mau jalan ya jangan sendirian, ntar dikirain mau kabur ke negaranya dan cari kerja..

Ok..semoga lancar -

  1. Paspor asli, masa berlaku minimal 08 bulan dari tanggal keberangkatan, harap melampirkan paspor lama.
  2. Surat sponsor pribadi dalam bahasa Inggris untuk Jepang, diketik diatas Kop Surat Toko / Perusahaan, dicap perusahaan dan ditanda-tangani oleh si penjamin ( contoh surat terlampir ).
  3. 01 set Fotocopy bukti keuangan pribadi/ tabungan/rekening koran 03 bulan terakhir minimum yang disarankan 50 juta/kepala dan sampul depan buku keuangan yang tertera  nama pemilik. Atau melampirkan DEPOSITO serta rool over perpanjangannya & Jangan melampirkan bukti keuangan yang minus.
  4. Tanda tangan form visa Jepang.
  5. Note: TANDA TANGAN HARUS SESUAI DENGAN PASPOR. APABILA ADA ANAK DI BAWAH UMUR 18 THN SEDANGKAN DI PASPORNYA MASIH UNABLE TO SIGN MAKA YANG MENANDA TANGANI FORM VISA ADALAH ORANG TUANYA TETAPI JIKA DI PASPORNYA SUDAH ADA TANDA TANGAN ANAKNYA MAKA YANG MENANDA TANGANI FORM VISA ADALAH ANAK TERSEBUT.
  6. Fotocopy SIUP ( bagi pemilik perusahaan )
  7. PASPHOTO TERBARU berwarna UK. 4,5 X 4.5 = 2 lembar dengan latar belakang harus berwarna putih, BADAN HARUS TEGAK LURUS, KEPALA TIDAK MIRING, TIDAK BOLEH TERLIHAT GIGI.
  8. Note: Bagi yang memakai jilbab tidak boleh menutupi alis & telinga. Jika Foto di paspor memakai jilbab maka foto yang dilampirkan untuk pengurusan visa harus juga berjilbab.
  9. 01 set Fotocopy KTP.
  10. 01 set Fotocopy Kartu Keluarga & Akte lahir masing-masing orang
  11. Foto copy Akte Nikah
  12. Surat Ganti Nama (apabila nama di passport tidak sesuai dengan Kartu Keluarga / Akte Nikah/ KTP atau surat-surat lainnya).
  13. Fotocopy Akte Lahir Anak (apabila ada anak yang ikut).
  14. Fotocopy kartu pelajar atau surat pernyataan dari sekolah / universitas (apabila ada anak yang ikut).
  15. Print Out Ticket & Konformasi Hotel.

JR PASS (JAPAN RAIL PASS)

jr_map

 

 

 

 

 

 

 

 

Hi again, berhubung banyak banget yang nanyain soal JR Pass makanya kali ini artikelnya cerita soal JR PASS ya!

Pertanyaan yang paling sering adalah;

  1. Perlukah saya beli JR PASS selama jalan-jalan di Jepang?
  2. Apakah lebih murah kalau pakai JR PASS?
  3. Dimana beli JR PASS dan gimana cara pakai JR PASS?

Saya enggak bisa jawab 100% jadi temen-temen yang sudah pernah pakai JR Pass tolong bisa menambahkan atau mengkoreksi artikel ini ya..!

Perlu apa tidak pakai JR PASS ?

Pada dasarnya JR bermanfaat kalau kamu harus naik Shinkansen utk tujuan jauh, seperti dari TOKYO ke OSAKA/KYOTO yang sekali jalan saja udah sekitar  14,050 Yen (Rp 1,4 juta) jadi kalau pulang pergi  Rp 2,8 juta.

Harga JR PASS yang paling murah adalah 7Day Pass JR : 28,300 Yen (atau sekitar Rp 2,850,000 dg kurs yg lagi murah sekarang ini hahahaha) , bisa dilihat di http://www.japanrailpass.net/eng/en003.html

Karena JR Pass bisa dipakai untuk perjalanan selama di dalam kota Tokyo, Osaka, dan Kyoto paling tidak dengan membeli JR Pass kamu sudah hemat karena tidak perlu membeli tiket lagi untuk perjalanan dalam kota.

Singkatnya, kalau kamu mendarat di Tokyo dan rencananya mau jalan-jalan ke OSAKA/KYOTO kemudian nanti kembali ke Indonesia harus melalui Tokyo maka sebaiknya beli JR PASS.

Tetapi perhatikan bahwa JR Pass tidak berlaku untuk Shinkansen NOZOMI” dan  “MIZUHO jadi untuk ke Osaka misalnya harus naik HIKARI yang jadwalnya tertentu, lihat www.hyperdia.com

Apakah lebih murah kalau pakai JR PASS?

Yang ini udah terjawab sebenarnya di atas ya, untuk harga JR PASS bisa di cek di http://www.japanrailpass.net/eng/en003.html

Lantas kalau perjalanan kamu hanya seputar Tokyo apakah perlu beli JR PASS? Jawabannya “Tidak perlu!!”.  Alternativenya kamu bisa beli Tokyo Day Pass, atau saya sih lebih suka beli SUICA yaitu semacam prepaid card, seperti yang digunakan banyak di Negara maju seperti  Singapore, Korea dan Hongkong.  SUICA bisa dibeli di vending machine yang ada di setiap station.

Atau kalau travelling hanya 1-3 hari, dan tidak terlalu tinggi mobilitasnya bisa beli tiket per trip, lihat https://jalansendirijepang.wordpress.com/2012/04/08/hello-world/

Lantas apa yg dimaksud dengan Green Cars dan Ordinary Cars? Green Cars = business/executive class jadi kursi lebih bagus, sedangkan Ordinary Cars = economy class, tapi enggak usah khawatir kok, kalau buat saya sih ekonominya enak, kursi lapang, bisa reclining, AC dan ada dudukan juga buat kaki, serasa executive class hehehe..

Dimana beli JR PASS dan gimana cara pakai JR PASS?

JR Pass harus dibeli di luar negeri Jepang.  Jadi sebelum berangkat ke Jepang hubungi agent http://www.japanrailpass.net/eng/en005.html  yang menjual JAPAN RAIL PASS Exchange Order ,  jadi yang dibeli adalah exchange order. Setelah sampai di Jepang cari Ticketing Office yang bertanda hijau untuk menukar exchange tersebut dengan JR PASS.

Pemakai JR Pass harus selalu membawa passport (ini nih enggak enaknya) dan melalui pintu khusus yang berada disamping pintu otomatis. Pintunya biasanya harus dibuka secara manual.

JR Pass bisa digunakan di moda transportasi (info lengkap http://www.japan-guide.com/e/e2361.html)

  • JR Train
  • Ferry to Miyajima island
  • Local Bus
  • Tokyo monorail to/from Haneda

Oke deh, semoga membantu, untuk info lebih lanjut coba ke http://www.japanrailpass.net/eng/en001.html

Tips: perhatikan waktu kunjungan ke kota-kota di Jepang karena JR pass memiliki masa berlaku (7hari, 14 hari) Misalkan dari Tokyo ingin ke Kyoto dan Osaka, pastikan perjalanan ke Kyoto dan Osaka maksimum 7 hari, dan di hari ke 7 sudah balik lagi ke Tokyo.

Lets get lost

images2

Hi temen-temen nama saya Wong, saya suka travel tapi paling gak suka kalau harus pakai tour agent. Bukan kenapa-kenapa sih cuma gak suka dibangunin pagi-pagi terus naik bus ber jam-jam dan ujung2nya berhenti di tempat shopping. Setelah itu
jalan sedikit ke tempat shopping berikutnya.

Kalau jalan sendiri bebas mau bangun jam berapa, mau pergi kemana, mau makan apa, atau naik apa….kita sendiri yang nentuin. Emank banyak juga repotnya sih, mulai dari salah naik kereta, kesasar, enggak bias ngomong bahasanya. Tapi buat saya it’s a new
adventure, lets get lost, find side track, interact and learn!

So buat yang emank demen adventure, silahkan deh mampir di blog ini…

Baiknya dimulai dari yg paling penting di Jepang, yaitu caranya naik kereta, beli tiketnya dimana? Gimana caranya?

http://jalansendirijepang.wordpress.com/2012/04/08/hello-world/

Terus kalau soal penginapan:

http://jalansendirijepang.wordpress.com/2012/05/07/hotel-di-jepang/

Dan tentunya tips hemat di Jepang:

http://jalansendirijepang.wordpress.com/2012/09/22/jalan-murah-jepang-part-1/

Oh ya buat yang pingin adventure ke Korea nantikan deh di blog saya http://jalansendirikorea.blogspot.com/

Beli Ticket Train Part 3

hi nyambung dari tulisan yang sebelumnya tentang beli tiket kereta di Jepang yang memang gampang-gampang sulit!

Part 1: Beli Ticket Train Part 1

Part 2: Beli Ticket Train Part 2

Kebetulan ada temen yang berencana untuk jalan-jalan ke Jepang, dia rencannya jalan dari Osaka-Kyoto-Kawaguchiko-Tokyo dan selama di kota-kota tersebut keliling ke beberapa obyek wisata yang umum didatangi para turist. Nah saya share deh sekalian petunjuk bis, kereta, subway untuk ke daerah-daerah tersebut.

Tentunya perubahan bisa terjadi, sebaiknya kamu tetap cek di www.hyperdia.com dan ada baiknya untuk beli SUICA (semacam Octopus Card kalau di Singapore) kartu ini bisa dipakai berulang-ulang, dan bisa diisi saldonya di mesin yg tersebesar di seluruh station, jadi enggak usah bolak balik ke vending machine. SUICA ini bisa dipakai untuk Train, Subway, dan Bus di Tokyo region, tetapi hanya bisa dipakai untuk JR (Train) di Osaka, Kyoto.

Untuk info lengkap tentang SUICA  http://www.japan-guide.com/e/e2359_002.html

Transport Japan Trip    < – Klik disini untuk tabel lengkap Train, Subway, Bus ke tempat wisata di OSAKA, Kyoto,Kawaguchiko dan Tokyo

Jalan Murah Jepang part 1

Halo bro,

Sebelumnya perkenalkan nama saya Sofian, dari Medan. Saya tau email bro dari situs jalansendirijepang.wordpress.com/.
Terima kasih atas situsnya yg sangat informatif :)

Saya mau bertanya sedikit karena tahun depan ada rencana jalan-jalan sendiri ke Jepang tanpa ikut tur. Modal nekat :P

1. Untuk perjalanan selama 6 hari. Budget total kira2 menghabiskan berapa ya? Budget saya kisaran 10-20 jt. Kalau bisa 15jt maksimal. Untuk sementara tempat yg mau saya kunjungi dengan budget itu di Tokyo dan sekitarnya. Kalau misal mau ke tempat lain spt Gunung Fuji apa akan menghabiskan banyak biaya?

2. Untuk akomodasi kira2 berapa biayanya per malam? Untuk makan?

Best regards,

Sofian

=========

Halo juga Bro Sofian!

Glad to answer your questions.
Kelihatannya banyak neh yg nanya soal jalan-jalan murah(budget) ke Jepang, meski my blog sebenernya gak mengkhususkan soal ini sih. Tapi off course, bisa aja kok jalan-jalan ke Jepang murah. Kalau cari buku di Gramedia ada yg dikarang oleh Claudia Kaunang, Rp 2,5 Juta keliling JEPANG, isinya bagus dan make sense untuk jalan-jalan dengan budget tersebut( Tentunya diluar Tiket ya!!)

Jalan ke Jepang yg mahal sebenarnya hanya ada 2 hal, transportation dan akomodation, untuk makanan boleh dibilang relatif hampir sama dengan di Indo, khususnya Jakarta yg sekarang rasanya makanan udah enggak murah lagi deh…
Nah untuk accomodation, di Jepang ada juga pilihan hotel murah atau biasa disebut HOSTEL.  Hostel ini meski relatif kecil tapi bersih. Coba deh kamu ke

http://www.khaosan-tokyo.com/en/kabuki/

http://sakura-hostel.co.jp/

http://osaka.j-hoppers.com/

http://kyotohostel.net/

Seberapa murah sih? Rata 1500Y – 2000Y atau dengan rate sekarang sekitar Rp 183,000 – Rp 244,000 semalam! Murah kan…

Kemudian soal transportation, kalo mau murah ya naik bus yang harganya lebih murah dibanding kereta(train), kadang dengan perjalanan yang jauh misal dari Tokyo ke Osaka kamu bisa sekalian bermalam diperjalanan dengan bus (hemat hotel hehehehe).

Untuk pemesanan bus online (bisa pake Credit Card), coba ke

http://willerexpress.com/bus/pc/3/top/

Pelajari juga tentang Bus Pass, kadang bisa lebih murah, jadi kamu bisa naik turun bus untuk beberapa hari dg harga tertentu.

Dan untuk transport dalam kota spt di OSAKA atau TOKYO, ada juga Train atau Bus pass, biasanya disebut Kippu Pass nah untuk yg ini ntar dulu ya, dilanjut….

Semoga membantu…

Makan SUSHI di Shinjuku

Sushi emang enggak boleh dilewatkan, iya donk udah di Jepang masak gak makan Sushi.

Bedanya Sushi di Jepang wah rasanya fresh banget, terutama kalau yg doyan Sashimi. Kalaupun kamu doyan yg lain, nasi di jepang kualitas no. 1.

Sewaktu di Jepang, karena waktu terbatas saya cari tempat yg dekat ama hotel, dekat dengan Shinjuku Station. Namanya OEDO, lihat deh photonya! Disini memang jual sushi yg original/traditional, jadi kalau kamu suka yang fusion mungkin harus cari ditempat lain. Saya kebetulan penggemar yg original jadi, wah mantab deh, harga enggak mahal, sekitar 136 Yen per dish, atau sekitar Rp 15,000 untuk satu piring kecil dengan isi 2-3 sushi, MURAHHH kan….

Sushi yang terkenal disini Chuu Toro (tuna), dan jangan lupa cobain juga Miso Soup nya, rasanya agak beda dengan di Indonesia, dan mereka punya 2 macam Miso, ada yg isi sayur doank , ada yg diisi ikan, ada juga yg diisi apa lagi gitu..hehehe…

Kalau kamu barusan jalan dari Meiji Jingu Shrine, setelah capek jalan kaki kamu bisa deh naik train, berhenti di Station dan mampir kesini!

Untuk ke OEDO, kamu harus masuk ke Shinjuku station, cari EAST Exit, kemudian nyebrang…jalan kaki ke arah kanan melewati minimarket, nah kurang lebih di depan Mac Donald ada gedung, Shinjuku Sun Flower Building.

Nah cari deh, posisinya di pojokkan, kecil dengan neon box di dominasi warna merah..

http://www.sunnypages.jp/travel_guide/tokyo_restaurants/conveyor_belt_sushi/Oedo++Shinjuku/117/photos

Oedo : Shinjuku 大江戸

Shinjuku Sun Flower Bldg. 1F, 1-3-1Nishi-shinjuku, Shinjuku-ku, Tokyo

03-3342-8028

Mon-Sat 9:00am-12:00pm; Sun 11:00am-11:30pm

Beli Ticket Train part 2

Sambungan dari Part1, Beli Ticket Train di Jepang

Hi baru-baru ini ada yang email ke saya nanya lebih lanjut tentang naik Train di Jepang, pertanyaan bagus sekali dan rasanya perlu saya share…

Sebut saja Lilo ya…

Hai… Saya Lilo
Saya sudah membaca jalan sendiri ke Jepang yang Anda tulis.
Infonya sangat membantu sekali… Thank you…
Kalo boleh, ada yang mau saya tanyakan….
Saat kita membeli tiket JR misalnya dari shinjuku ke shibuya seperti di foto itu, angka mana yang menunjukkan platform nya? Saya masih bingung apa yang dimaksud dengan platform?
Apakah Anda mempunyai foto trainnya? Apakah di train tersebut ada nomornya?
Bagaimana mengenali train yg kita maksud?

Thank you so much…..

Best regard,
Lilo

Saat membeli tiket memang tidak ada pilihan kereta apa atau station apa yang muncul di layar, hanya muncul berapa Yen harga tiket yg mau dibeli, 100Y, 200Y, dst.

Jadi sistemnya seperti recharge card, atau seperti pulsa telephone, kita beli 100Y misalnya, kemudian untuk tujuan Shinjuku ke Shibuya, yg hanya 130Y maka ketika di pintu keluar akan ditolak tiketnya, pintu tidak terbuka, karena kurang 20Y. Nah disamping pintu biasanya ada mesin utk top up, atau menambah saldo. Lihat photo tiket Train.

Untuk platform, memang kita harus tahu platform mana kereta yg menuju tujuan, Misal dari Shinjuke ke Shibuya, kita perlu tahu bahwa nama jalur kereta yg melewati SHIBUYA adalah Yamanote Line, meski di station ada peta yg menunjukkan line apa di platform mana tapi agak ribet karena peta seringkali dlm bahasa Jepang. Sebaiknya riset dulu di www.hyperdia.com platform apa saja tujuan kita, dan apa nama line nya.

Setelah di platform, tidak ada nama trainnya,tapi ada petunjuk jelas spt yang ada di photo 1, perhatikan “No Platform 14 YAMANOTE LINE” memang agak membingungkan, tetapi jangan khawatir ada announcement dlm bahasa Inggris, “Train on platform 8 is Yamanote Line, going to Shinjuku, Shibuya and all station to..

Ditambah lagi di dalam Train, terutama Train di kota besar spt OSAKA dan TOKYO, ada layar monitor terletak diatas pintu yg menunjukkan jalur dan kota2 yg dilalui…so santai deh..gampang kok hehehehe

Ok selamat mencoba dan kalau masih bingung email saja ya…

 

Melanjutkan ke Beli Ticket Train part 3

Gallery

Makanan Jepang

This gallery contains 2 photos.

Konichiwa…rasanya kurang lengkap kalo bicara jalan-jalan ke Jepang tapi enggak ngomongin makanan jepang, hmm…yum….oishi (enak sekali). Jepang terkenal dengan cuisine, atau masakannya, yang terbayang keunikkan dekorasi dan penyajiannya spt sushi, delicate dlm pembuatannya spt takoyaki yg harus diputar2 pelan-pelan supaya bulat, dan yang terutama adalah fresh/kesegarannya.  Terutama untuk makanan seperti ikan, atau seafood disana terjamin … Continue reading

OSAKA , KYOTO, HAKONE, TOKYO

Itinerary and Cost of Transportations

Hi Just a quick post for you guys out there!

Ada yang nanya minggu lalu tentang itinerary atau jadwal jalan-jalan ke Jepang. Good idea, memang udah lama mau post soal ini tapi maaf, gara-gara kesibukkan jadi ke pending terus.

Anyway, kebanyakkan orang Indonesia kalau liburan termasuk pendek, antara 4 – 7 hari, jadi memang enggak banyak kota atau attraction yang bisa dilihat dalam waktu sependek itu. Menurut saya sih paling tidak kamu butuh 10 hari untuk lumayan bisa enjoy Jepang, tapi kalau memang tidak, you still can manage it with 7 days!

Nah untuk yang baru pertama kali ke Jepang, baiknya kamu mulai dari Osaka, Kyoto, Tokyo dan Hakone (Fujiyama).

Kalau kamu naik Garuda atau Malaysian Airlines, kamu bisa landing di Kansai Airport, OSAKA kemudian pulangnya dari Narita Airport, TOKYO.  Dengan cara ini kamu bisa hemat waktu, karena enggak perlu balik lagi ke Osaka setelah dari Tokyo.

Untuk transport:

Osaka ke Kyoto kamu bisa naik JR Train

Kyoto ke Hakone kamu bisa coba naik Shinkansen ke Shisuka kemudian baru dilanjut dengan bus ke Hakone.

Alternativenya, kamu bisa ke Tokyo, baru dari situ naik Odakyu train http://www.odakyu.jp/english/route/index.html ke Hakone. Odakyu ini cukup menarik untuk dicoba, keretanya ada kabin khusus yang atapnya dari kaca, jadi kamu bisa menikmati pemandangan selama perjalanan dari Tokyo ke Hakone. Kalau kamu pergi saat musim Sakura, wow!!! Keren pastinya.

Ok nanti dilanjut deh ceritanya soal Hakone, dan Odakyu train…..untuk itinerary dan kira-kira berapa Yen ongkos transportasi selama perjalanan saya bisa di donlot di link berikut,

Itinerary & Cost of Transport  < – Klik disini untuk contoh Itinerary Tokyo, Osaka, Kobe, Kyoto